Selasa, 01 Juli 2014

ILMU BUDAYA DASAR

ILMU BUDAYA DASAR


1.     MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA

           Manusia adalah salah satu makhluk Tuhan di dunia. Makhluk Tuhan di alam fana ini ada empat macam, yaitu alam,tumbuhan, binatang, dan manusia. Sifat-sifat yang dimiliki keempat makhluk Tuhan tersebut sebagai berikut.

a. Alam memiliki sifat wujud.
b. Tumbuhan memiliki sifat wujud hidup.
c. Binatang memiliki sifat wujud, hidup dan dibekali nafsu.
d. Manusia memiliki sifat wujud,hidup, dibekali nafsu,serta akal budi.

           Akal budi merupakan pemberian sekaligus potensi dalam diri manusia yang tidak memiliki makhluk lain. Jadi, fungsi dari akal adalah berpikir, Karena manusia dianugerahi akal maka manusia dapat berpikir. Kemampuan berpikir manusia juga digunakan untuk memecahkan masalah-masalah hidup yang dihadapi.

           Budi berarti juga akal. Budi berasal dari bahasa Sansekerta budh yang artinya akal. Sutan Takdir Alisyahbana mengungkapkan bahwa budilah yang menyebabkan manusia mengembangkan suatu hubungan yang bermakna dengan alam sekitarnya dengan jalan memberikan penilaian objektif terhadap objek dan kejadian.

            Dengan akal budhi, manusia mampu menciptakan kebudayaan. Kebudayaan pada dasarnya adalah hasil akal budi manusia dalam interaksinya, baik dengan alam maupun manusia lainnya. Manusia merupakn makhluk yang berbudaya. Manusia adalah pencipta kebudayaan.

          Manusia merupakan pencipta kebudayaan kerena manusia dianugerahi akal dan budi daya. Dengan akal budi daya itulah manusia menciptakan dan mengembangkan kebudayaan. Terciptanya kebudayaan adalah hasil interaksi manusia dengan segala isi alam raya ini.

        Karena manusia adalah pencipta kebudayaan maka manusia adalah makhluk berbudaya. Kebudayaan adalah ekspresi ekstensi manusia di dunia. Dengan kebudayaanya, manusia mampu menampakkan jejak-jejaknya dalam panggung sejarah dunia.

             Didalam sebuah kebudayaan juga memiliki etika dan estetika. Dimana etika berkaitan dengan masalah nilai, karena etika pada pokoknya membicarakan masalah-masalah yang berkaitan dengan predikat nilai susila, atau tidak susila, baik dan buruk. Dalam hal ini, etika termasuk dalam kawasan nilai, sedangkan nilai etika itu sendiri berkaitan dengan baik dan buruk perbuatan manusia.

         Asal atau sumber norma etika adalah dari manusia sendiri yang bersifat otonom dan tidak ditujukan kepada sikap lahir, tetapi ditujukkan kepada sikap batin manusia. Batinnya sendirilah  yang mengancam perbuatan melanggar norma kesusilaan dengan sanksi. Tidak ada kekuasaan di luar dirinya yang memaksakan sanksi itu. Kalau terjadi pelanggaran kode norma etik, misalnya budaya perilaku berduaan di jalan antara sepasang muda mudi, bahkan bermesraam dihadapan umum. Masyarakat individual menyakatan hal demikian sebuah perilaku yang tidak etis, tetapi aka nada sebagian orang atau masyarakat yang berpandangan hal tersebut merupakan penyimpangan etik.


          Namun demikian, menentukan apakah suatu budaya yang dihasilkan manusia itu memenuhi nilai-nilai etik ataukah menyimpang dari nilai etika adalah bergantung dari paham atau ideology yang diyakini masyarakat pendukung kebudayaan. Hal ini dikarenakan berlakunya nilai-nilai etik bersifat universal, namun amat dipengaruhi oleh ideologi masyarakatnya.

           Jika estetika dibandingkan dengan etika, maka etika berkaitan  dengan nilai tentang baik buruk, sedangkan estetika berkaitan dengan  hal yang indah-jelek. Sesuatu yang estetika berarti memenuhi unsur keindahan ( secara estetika murni maupun secara sempit, baik dalam bentuk , warna, garis, kata, ataupun nada). Budaya estetika berarti budaya itu memiliki unsur keindahan.

           Oleh karena itu, estetika berbudaya tidak semata-mata dalam berbudaya harus memenuhi nilai-nilai keindahan. Lebih dari itu, estetika berbudaya menyiratkan perlunya manusia (induvidu atau masyarakat) untuk menghargai keindahan buday yang dihasilkan manusia lainnya. Keindahan adalah subjektif, tetapi kita dapat melepas subjektivitas kita untuk melihat adanya estetika dari budaya lain. Estetika berbudaya yang demikian akan mampu memecah sekat-sekat kebekuan,ketidakpercayaan,kecurigaan,dan rasa inferioritas antarbudaya.

         Kebudayaan yang diciptakan manusia dalam kelompok dan wilayah yang berbeda-beda menghasilkan keragaman kebudayaan. Tiap persekutuan hidup manusia memiliki kebudayaannya sendiri yang berbeda  dengan kebudayaan kelompok lain. Kebudayaan yang dimiliki sekelompok manusia membentuk ciri dan menjadi pembeda dengan kelompok lain. Denagan demikian, kebudayaan merupakan identitas dari persekutuan hidup manusia.

         Pewarisan kebudayaan adalah proses pemindahan,penerusan,pemilikan, dan pemakaian kebudayaan dari generasi ke generasi secara berkesinambungan. Pewarisan kebudayaan dapat dilakukan melalui enkulturasi dari sosialisasi. Enkulturasi atau kebudayaan adalah proses mempelajari dan menyesuaikan pikiran dan sikap individu dengan system norma, adat, dan peraturan hidup dalam kebudayaanya. Proses enkulturasi dimulai sejak dini, yaitu masa kanak-kanak, bermula dari lingkungan keluarga,team-teman sepermainan, dan masyarakat luas. Sosialisasi atau proses pemasyarakatan adalah individu menyesuaikan diri dengan individu lain dalam masyarakatnnya.

               Perubahan kebudayaan yang terjadi bisa memunculkan masalah, anatara lain perubahan akan merugikan manusia jika perubahan itu bersifat regress bukan progress : perubahan bisa berdampak buruk atau menjadi bencana jika dilakukan melalui revolusi,berlangsung cepat, dan di luar kendali manusia. Penyebaran kebudayaan bisa menimbulkan masalah masyarakat penerima akan kehilangan nilai-nilai budaya local sebagai akibat kuatnya budaya asing yang masuk.

          Dalam hal penyebaran kebudayaan, seorang sejarawan Arnold J. Toynbee merumuskan beberapa dalil tentang radiasi budaya sebagai berikut.

           Pertama, aspek atau unsur budaya selalu masuk tidak secara keseluruhan,melainkan individual. Kedua, kekuatan menembus suatu budaya berbanding terbalikd dengan nialinya. Ketiga, jika suatu unsur masuk maka akan menarik unsur budaya lain. Keempat, aspek atau unsur budaya yang di tanah asalnnya tidak berbahaya, bisa menjadi berbahay bagi masyarakat yang didatangi.

                 Pada dasarnya. Penyebaran budaya merupakan bentuk kontak anatarkebudayaan. Selain itu, kontak kebudayaan dapat pula berupa akulturasi dari asimilasi. Akulturasi merupakan kontak antarkebudayaan,namun masing-masing masih memperlihatkan unsur-unsur budayanya. Asimilasi berarti peleburan antar kebudayaan yang bertemu. Asimilasi terjadi karena proses yang berlangsung lama dan insentif anatara mereka yang berlainan latar belakang ras, suku, bangsa, dan kebudayaan. Pada umumnya, asimilasi menghasilkan kebudayaan baru.


2.     MANUSIA DAN LINGKUNGAN

       Manusia hidup pasti mempunyai hubungan dengan lingkungan hidupnya. Pada mulanya, manusia mencoba mengenal lingkungan hidupnya, kemudian barulah manusia berusaha menyesuaikan dirinya.

           Lingkungan adalah suatu media dimana makhluk hidup tinggal,mancari, dan memiliki karakter serta fungsi yang khas yang mana terkait secara timbal balik dengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya, terutama manusia yang memiliki peranan yang lebih kompleks dan riil (Elly M. Setiadi, 2006). Menurut pasal 1 undang-undang No.23 Tahun 1197 tentang pengelolahan lingkungan hidup.

           Komponen lingkungan terdiri dari factor abiotic dan factor biotik. Lingkungan biasa terdiri atas lingkungan alam dan lingkungan buatan. Lingkungan alam adalah keadaan yang diciptakan Tuhan untuk manusia. Lingkungan alam terbentuk karena kejadian alam. Lingkungan dapat pula berbentuk lingkungan fisik dan nonfisik. Lingkungan alam dan buatan adalah lingkungan fisik. Sedangkan lingkungan nonfisik adalah lingkungan sosisal budaya di mana manusia itu berada.

          Hari lingkungan hidup sedunia pertama kali dicetuskan pada tahun 1972 sebagai rangkaian kegiatan lingkungan dari dua tahun sebelumnya ketika seorang senator Amerika Serikat, Gayrold Nelson menyaksikan betapa kotor  dan cemarnya bumi oelh ulah manusia. Pada tanggal 22 April 1970, Gayrold Nelson memproklamasikan Hari Bumi (Earth Day), sehingga tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Bumi (Earth Day).

         Berkaitan dengan itu, maka lingkungan hidup perlu dikelola secara baik dan benar demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Di tingkat Internasional, ditandai dengan pemberian penghargaan kepada perorangan ataupun kelompok atas sumbangan praktis mereka yang berharga bagi pelestarian lingkungan atau perbaikan lingkungan hidup di tingkat local, nasional, dan internasioanal. Penghargaan ini diberi nama Global 500 yang diprakarsai Program Lingkungan PBB ( UNEP = United Nation Environment Program ). Lingkungan memberikan makna atau arti penting bagi manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Lingkungan dapat memberikan sumber kehidupan agar manusia dapat hidup sejahtera.

       Pengelolahan lingkungan hidup adalah upaya terpadu dalam pemanfaatan, penataan, pemeliharaan, pengawasan, pengendalian, pemulihan, dan pengembangan lingkungan hidup. Pengelolahan lingkungan yang berhasil akan memberikan manfaat atau nilai bagi manusia. Terdapat nilai ekonomi, nilai mental spiritual, nilai ilmiah, dan nilai budaya dari lingkungan. Dampak lingkungan hidup adalah pengaruh perubahan pada lingkungan hidup yang diakibatkan oleh suatu usaha dan/atau kegiatan. Lingkungan hidup bisa berdampak positif dan negatif bagi kesejahteraan penduduk.

         Perubahan positif akibat kegiatan manusia terhadap lingkungan, misalnya dengan pembangunan jalan-jalan raya yang bisa menghubungkan daerah-daerah yang sebelumnya terisolasir. Perubahan lingkungan sebagai akibat tindakan manusia tidak jarang memberikan dampak negatif, beberapa masalah tersebut antara lain sebagai berikut:

a.     Terus menurunnya kondisi hutan di Indonesia.
b.      Kerusakan DAS ( Daerah Aliran Sungai ).
c.      Habitat ekosistem pesisir dan laut semakin rusak.
d.      Citra pertambangan yang merusak lingkungan.
e.      Tingginya ancaman terhadap keanekaragaman hayati.

          Pertumbuhan penduduk juga berpengaruh terhadapa tingkat konsumsi penduduk. Penduduk yang besar jelas membutuhkan konsumsi dalam jumlah yang besar pula. Pemenuhan konsumsi yang besar, umumnya tidak diimbangi dengan kandungan gizi yang layak. Tidak terpenuhinya konsumsi penduduk berakibat pada kelaparan.
          
            Interaksi social merupakan hubungan social yang dinamis, yang menyangkut hubungan timbal balik antara peroranga, antara kelompok manusia, maupun antara perorangan dengan kelompok manusia dalam bentuk akomodasi kerja sama, persaingan, dan pertiakaian. Bentuk dari interaksi social dapat berupa kerja sama, akomodasi, persaingan, danpertikaian.
        
             Dimana itu semua ada yang mengatur berupa system yang di sebut system norma khusus yang di maksudkan sebagai system aturan-aturan, artinya perilaku itu berdasarkan pada aturan-aturan yang telah ditetapkan.
         
        Dalam kehidupan sehari – hari, istilah pranata sering tumpang-tindih atau dikacaukan pengunaannya dengan istilah lembaga. Pranata Sosial adalah system norma atau aturan yang menyangkut suatu aktivitas masyarakat yang bersifat khusus. Sedangkan Lembaga adalah badan atau organisasi yang melaksanakannya. Lembaga social dan pranata social mungkin tidak bisa dipisahkan, karena di dalam lembaga social terdapat pranata social, dan pranta social berjalan dalam suatu lembaga social sebagai wadahnya.
          
          Problem yang sering sekali dihadapi masyarakat banyak ragamnya. Sesuai dengan factor penyebabnya, maka problema social dapat diklasifikasiakan sebagai berikut: a. Faktor ekonomi, factor biologis, factor psikologis, factor kebudayaan.
          
            Hidup manusia dalam lingkungan sosialnya, pada dasarnya menginginkan tercipta lingkungan social yang harmonis, damai, tentram, dan bisa mendukung pemenuhan kebutuhan kehidupan. Keserasian antarorang atau kelompok akan mempengaruhi daya tampung lingkungan social. Sebaliknya, daya tampung lingkungan social akan mempengaruhi keserasian hubungan antara orang dan kelompok social.
       
    Sering hal ini menimbulkan pula sebuah isu-isu  yang penting mengenai persoalan lintas budaya dan bangsa pada umumnya menjadi sebuah isu global yang menjadi keprihatinan bersama.
     
         Isu ini dapat berupa isu social tentang kekurangan pangan yang dimana, hal ini disebabkan pertumbuhan penduduk dunia yang cepat tidak seimbang dengan produksi pangan. Selain itu, masalah keadilan dan distribusi sumber- sumber pangan yang tidak merata. Yang dimana hal ini membuat beberap pihak mejadi khawatir dan risau karena menurut catatan FAO organisasi PBB yang bergerak di bidang pangan tercatat sekitar 200 juta orang yang masing mengalami kekurangan pangan.
       
         Kekurangan juga menyentuh langkanya sumber air yang bersih dan layak konsumsi  padahal kekurang air bersih  berdampak langsung kepada kesehatan dan  kelangsungan hidup manusia. Menurut WHO setiap tahunnya 1,6 juta orang meninggal karena rendahnya akses terhadap air bersih. Salah satu penyebab semua ini terjadi adalah perubahan iklim yang sangat drastic yang dimana kini cuaca tidak dapat lagi di prediksi, Sumber energy fosil yang dihasilkan oelh banyak pembangkit energy mengakibatkan terjadinya pencemaran polusi udara maupun polusi di air. Hal ini karena pembangkit tersebut mengeluarjan gas dan zat-zat pencemar, seperti gas sulfurdioksida (SO2) dan gas-gas rumah kaca, seperti karbondioksida (CO2).
          
        Hal ini dapat menyebabkan sebuah wabah penyakit yang menimbulkan malapetaka yang menimpa umat manusia dari dulu sampai sekarang maupun masa yang akan mendatang tetap merupaka ancaman terhadap kelangsungan hidup dan kehidupan. Selain itu wabah yang membahayakan kesehatan masyarakat karena dapat mengakibatkan sakit, cacat, dan hal yang terburuk yang akan terjadi adalah kematian, wabah juga akan mengakibatkan hambatan pelaksanaanpembangunan nasional. Penyakit dapat menurunkan tingkat produktivitas  manusia dalam melakukan pekerjaan yang dimana dapat mempengaruhi pendapatan mereka.
          
       Banyak produktivitas yang hilang akibat serangan penyakit. Di sisi lain, pendapatan yang diperoleh banyak dikeluarkan untuk biaya pengobatan. Pada akhirnya, timbulnya penyakit bisa mempengaruhi terhadap tingkat ekonomi masyarakat. Yang dimana artinya maka angka kemiskinan akan bertambah di setiap belahan dunia dan konflik serta perang akan terjadi demi kepentingan mayoritas sebuah Negara.
 
Nama   : Isma Maulani
NPM    : 1A112063 (Transfer)
Kelas   : 1KA02

Selasa, 19 November 2013

Tugas 4 Pengantar Telematika

Perkembangan Telematika Pada Masa Yang Akan Datang Serta Pandangan Dalam Segi Positif Dan Negatifnya


          Perkembangan telematika saat ini telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Pada segi hardware, telah banyak bermunculan produk-produk IT muktahir yang lebih kecil, cepat dan efisien dengan format-format unik yang berbeda. Misalnya saja teknologi perakitan prosesor yang sudah bisa memfrabikasi hingga ukuran 40nm, telepon selular dengan koneksi wifi, notebook dengan ukuran lebih kecil sehingga memudahkan keleluasaan mobilitas bagi penggunanya serta yang tidak kalah penting adalah tersedianya akses hotspot dimana-mana sehingga hampir setiap orang dapat mengaksesnya. Selain akses point dimana-mana, saat ini masyarakat pun bisa dengan mudah mengakses internet dari rumah maupun kantor dengan jaringan broadband yang disediakan oleh bermacam-macam penyedia jasa internet. Murahnya jasa penyedia layanan internet pun menjadikan perkembangan telematika semakin cepat. Hal ini membuat menjamurnya warung-warung penyedia jasa layanan internet menjamur dimana-mana. Akses masyarakat terhadap internet pun semakin mudah, kini masyarakat Indonesia dapat dengan mudah mengakses internet kapan saja, dimana saja dan oleh siapa saja.

          Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga tidak akan kalah dengan perkembangan TIK saat ini. Perangkat komputasi berskala terabyte, penggunaan multicore processor, penggunaan memory dengan multi slot serta peningkatan kapasitas harddisk multi terabyte akan banyak bermunculan dengan harga yang masuk akal. Komputasi berskala terabyte ini juga didukung dengan akses wireless dan wireline dengan akses bandwidth yang mencapai terabyte juga. Hal ini berakibat menumbuhkan faktor baru dari perkembangan teknologi. Antarmuka pun sudah semakin bersahabat, lihat saja software Microsoft, desktop UBuntu, GoogleApps, YahooApps Live semua berlomba menampilkan antarmuka yang terbaik dan lebih bersahabat dengan kecepatan akses yang semakin tinggi. Hal ini ditunjang oleh search engine yang semakin cepat mengumpulkan informasi yang dibutuhkan oleh penggunannya.
Pada akhirnya, era robotik akan segera muncul. Segenap mesin dengan kemampuan adaptif dan kemampuan belajar yang mandiri sudah banyak dibuat dalam skala industri kecil dan menengah, termasuk di tanah air. Jadi, dengan adanya teknologi manusia akan terus berkembang sehingga akan ada harapan-harapan tentang masa depan yang lebih baik.

Pandangan dari segi Positif
Seiiring dengan kemajuan telematika yang sangat pesat hal ini sangat membantu banyak orang untuk mengakses berbagai macam informasi yang dibutuhkan dengan cepat dan mudah, informasi apapun sudah bisa diakses hanya dalam hitungan detik saja, hal ini tentu saja sangat berguna bagi mahasiswa misalnya, mereka dapat mencari referensi penulisan tugas yang mereka butuhkan. Selain itu dalam hal komunikasi kita juga sangat dimudahkan mulai dari pesan singkat (sms), chatting, sosial media, serta video call, skype, dan lain-lain.

Pandangan dari segi negatif
Dengan pesatnya kemajuan telematika tentu saja ada sisi negatifnya, seperti dengan kemudahan akses segala informasi melalui internet, masyarakat mulai meninggalkan buku karna lebih memilih membaca informasi melalui internet yang dinilai lebih mudah, murah dan efisien. Dalam hal kemajuan pada gadget imbasnya adalah  banyak sekali anak-anak usia dini yang juga menggunakan gadget yang seharusnya belum waktunya untuk diperkenalkan pada hal ini, karna jika dengan penggunaan gadget dalam jangka waktu yang lama, anak-anak usia dini dangat berpengaruh pada perkembangan psikologis anak yang membuat mereka menjadi tidak peka terhadap lingkungan sekitar, untuk itu dengan adanya perkembangan telematika yang semakin berkembang tentunya kita sebagai masyarakat harus cermat dan teliti.




Nama : Isma Maulani
NPM   : 1A112063
Kelas  : 4KA02


Selasa, 05 November 2013

Teori Organisasi Umum 1



Definisi Organisasi

Ø  Organisasi adalah susunan dan aturan dari berbagai-bagai bagian (orang dsb) sehingga merupakan kesatuan yang teratur. (W.J.S. Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia)

Ø  Organisasi adalah sistem sosial yang memiliki identitas kolektif yang tegas, daftar anggota yang terperinci, program kegiatan yang jelas, dan prosedur pergantian anggota.

Ø  Menurut Stoner, organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.

Ø  Menurut James D. Mooney, organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

Ø  Menurut Chester I. Bernard, organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih

Ø  Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon – alat) adalah suatu kelompok orang yang memiliki tujuan yang sama. Baik dalam penggunaan sehari-hari maupun ilmiah, istilah ini digunakan dengan banyak cara.

Ø  Organisasi adalah bentuk formal dari sekelompok manusia dengan tujuan individualnya masing-masing (gaji, kepuasan kerja, dll) yang bekerjasama dalam suatu proses tertentu untuk mencapai tujuan bersama (tujuan organisasi). Agar tujuan organisasi dan tujuan individu dapat tercapai secara selaras dan harmonis maka diperlukan kerjasama dan usaha yang sungguh-sungguh dari kedua belah pihak (pengurus organisasi dan anggota organisasi) untuk bersama-sama berusaha saling memenuhi kewajiban masing-masing secara bertanggung jawab, sehingga pada saat masing-masing mendapatkan haknya dapat memenuhi rasa keadilan baik bagi anggota organisasi/pegawai maupun bagi pengurus organisasi/pejabat yang berwenang.

Ø  Organisasi adalah suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi lewat hirarki otoritas dan tanggungjawab (Schein). Karakterisitik organisasi menurut Schein meliputi : memiliki struktur, tujuan, saling berhubungan satu bagian dengan bagian yang lain untuk mengkoordinasikan aktivitas di dalamnya.

Ø  Organisasi adalah sistem hubungan yang terstruktur yang mengkoordinasikan usaha suatu kelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu (Kochler).

Ø  Organisasi adalah suatu bentuk sistem terbuka dari aktivitas yang dikoordinasi oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama.

Manajemen & Organisasi

1. Manajemen

a.       Pengertian dan Peranan Manajemen

Istilah manajemen memiliki banyak pengertian. Pengertian manajemen menurut Daft (2003;4) yaitu : “Management is the attainment of organizational goals in an effective and efficient manner through planning organizing leading and controlling organizational recources.” Arti dari pengertian manajemen diatas adalah, manajemen merupakan pencapaian tujuan dengan  cara yang efektif dan efisien melalui perencanaan pengorganisasian pengarahan dan pengawasan sumber daya. Secara universal manajemen diartikan sebagai penggunaan sumber daya organisasi untuk mencapai sasaran dan kinerja yang tinggi dalam berbagai kegiatan organisasi profit maupun non profit.

Selain kategori besar manajemen, manajer pada berbagai tingkat hirarki memiliki peran manajerial yang berbeda. Seorang peneliti. Henry Mintzberg, mengkategorikan peran seorang manajer dan dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis utama, yaitu :

Peran Decisional, membutuhkan manajer yang merencanakan strategi dan memanfaatkan sumber daya.  Peran Interpersonal, memerlukan manajemen untuk mengarahkaan dan mengawasi karyawan dan organisasi. Peran Informasi adalah, mereka dimana para manajer memberikan dan mengirimkan informasi.

b. Latar Belakang Sejarah Manajemen

Bukti adanya praktik-praktik manajemen adalah pembangunan piramida di Mesir, pembangunan tembok besar di Cina. Lalu contoh manajemen lainnya adalah  pada era 1400-an, di Venesia, Italia, adanya pusat perdagangan di Benua Eropa. Ada dua peristiwa bersejarah yang dapat dijadikan sebagai latar belakang dan sejarah manajemen, yaitu pada tahun 1776, dimana Adam Smith menerbitkan bukunya yang berjudul The Wealth of Nations, dimana dalam bukunya ia menggagas manfaat yang dapat diperoleh masyarakat dan organisasi dari penerapan pembagian kerja (division of labor). Peristiwa yang kedua yaitu, revolusi industri di Prancis yang terjadi sekitar abad 18, dimana peran tenaga mesin telah menggantikan tenaga manusia.

  
b.      Fungsi dan Proses manajemen

Aspek yang dikelola oleh manajemen mencakup produksi, pemasaran, SDM dan keuangan , dan sumbr daya lainnya. Fungsi-fungsi dasar manajemen dapat diringkas menjadi empat fungsi dasar manajemen, yaitu :

Perncanaan
Fungsi perencanaan mencakup, penetapan sasaran, penetapan strategi, menyusun rencana untuk memadukan dan mengkoordinasikan sejumlah kegiatan untuk mencapai sasaran.

Pengorganisasian
Fungsi ini mencakup, apa yang harus dilakukan, bagaimana cara melakukannya, siapa yang harus melakukannya, dan siapa kepada siapa harus melapor.

Memimpin
Tugas seorang manajer adalah bekerja melalui orang lain. Fungsinya adalah mengarahkan dan memotivasi, memengaruhi individu atau tim untuk bekerja sama, dan mencari komunikasi yang efektif untuk menyelesaikan konflik.

Mengendalikan
Fungsi ini menjamin sesuatu berjalan sesuai dengan semestinya, dengan cara memantau dan menilai kinerja dengan membandingkan kinerja aktual dengan sasaran yang telah ditetapkan.

Fungsi-fungsi manajemen diatas bertujuan untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan dalam organisasi.

Proses manajemen adalah serangkaian kegiatan dan keputusan seorang manajer sewaktu merancang, mengatur, mengorganisasi, memimpin, atau melaksanakan kegiatan usaha dan mengendalikan usahanya.

d. Ciri-Ciri Manajer Profesional

Definisi sederhana tentang profesional dapat diberlakukan pada profesi manajer. Pertama, seorang manajer profesional adalah seorang yang hidup dari profesinya sebagai manajer, bukan manajer amatiran atau bekerja sambilan. Kedua, seorang manajer profesional tentunya diharapkan betul-betul melaksanakan tugasnya layaknya seorang profesional dalam bidang lainnya dan mempunyai kemampuan dan pengetahuan yang tinggi untuk mencapai keberhasilannya.


e. Ketrampilan Manajemen yang Dibutuhkan

Ketrampilan atau kemampuan yang harus dimiliki seseorang untuk menjadi seorang manajer profesional ada 3, yaitu : Kemampuan teknis, Kemampuan, Interaksi Antar Manusia, Kemampuan dalam Penetapan Visi, Misi, dan Strategis.

2. Organisasi

a. Definisi Organisasi

Organisasi merupakan sekelompok individu yang terstruktur dan sistematis yang berada dalam sebuah sistem. Definisi lain menyebutkan, organisasi adalah wadah untuk sekelompok individu berinteraksi dengan wewenang tertentu.

b. Pentingnya Mengenal Organisasi

Terciptanya hubungan yang baik antar anggota. Setiap anggota telah mengetahui tugas dan tanggung jawabnya dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Spesialisasi dalam melaksanakan tugas.

c. Bentuk-Bentuk Organisasi

Organisasi Garis (oleh : Henry Fayol)
Organisasi yang paling sederhana dan sudah sangat tua. Digunakan di kalangan militer dengan karyawan yang masih sedikit dan saling kenal. Spesialisasi pekerjaannya pun belum terlalu tinggi.

Organisasi Fungsional (oleh : F.W. Taylor)
Pimpinan-pimpinan yang ada, tidak memiliki bawahan yang jelas, karena setiap pimpinan mempunyai wewenang untuk memberikan komando selama masih ada hubungannya dengan fungsi atasan tersebut.

Organisasi Staf dan Garis (oleh : Harrington Emerson)
Biasanya dipakai pada organisasi yang besar dengan daerah kerja yang luas dan bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit. Memiliki tenaga staf atau tenaga ahli lebih dari satu untuk memberikan nasihat atau saran.

Organisasi Staf dan Fungsional
Organisasi staf dan fungsional merupakan organisasi gabungan antara staf dan fungsional. Memiliki kelebihan dan kelemahan seperti organisasi staf dan organisasi fungsional.

d. Prinsip-Prinsip Organisasi

Prinsip dari organisasi menawarkan petunjuk untuk menciptakan efisiensi dan efektivitas struktur organisasi. Dengan kata lain, prinsip-prinsip ini adalah kriteria dari proses organisasi yang efisien. Pakar manajemen menyebutkan, statement khusus terkait dengan prinsip organisasi dalam manajemen.

e. Ketrampilan Manajemen yang Dibutuhkan

Ketrampilan yang harus dimiliki pada setiap manajer berbeda-beda. Pada tingkatan manajer paling atas (Top Manager) membutuhkan kemampuan konseptual daripada yang lainnya. Manajemen paling bawah lebih memerlukan ketrampilan  teknikal, seperti akuntansi, komputer, dan lain-lain. Ketrampilan ketiga, yaitu ketrampilan berkomunikasi dimana ketrampilan ini dibutuhkan dalam semua tingkatan manajemen.

f. Sebab Keberhasilan dan Kegagalan Organisasi

Sebab keberhasilan dan kegagalan suatu organisasi sangat berhubungan dengan para anggotanya. Sebab keberhasilan organisasi karena adanya kerja sama yang baik antara anggota dalam suatu organisasi, sehingga tercipta keberhasilan di dalam organisasi tersebut. Sebab kegagalan organisasi adalah adanya faktor intern dalam organisasi tersebut.

Manajemen dan Organisasi

Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama disatu pihak dengan tujuan di pihak lain.

Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan. Jadi, dalam rangka manajemen maka harus ada organisasi, demikian eratnya dan kekalnya (consistency) hubungan antara manajemen dan organisasi.

  
 Manajemen dan Tata Kerja

Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber – sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.

Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk :

a) Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
b) Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
c) Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.

Jadi hubungan antara manajemen dan tata kerja dapat dilukiskan seperti dibawah ini : Manajemen : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.

Tata Kerja : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.

Manajemen, Organisasi, dan Tata Kerja

Eratnya hubungan atau hubungan timbal balik antara ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut :
a) Manajemen : Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia.
b) Organisasi : Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerjasama.
c) Tata kerja : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.

Dari konsep tersebut, jelaslah bahwa baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan.

  
Fungsi Satuan Organisasi Dan Metode

Secara sederhana, organisasi adalah suatu kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan mau terlibat dengan peraturan yang ada. Organisasi ialah suatu wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama, agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.
Ciri-ciri organisasi ialah:
1) terdiri daripada dua orang atau lebih
2) ada kerjasama
3) ada komunikasi antar satu anggota dengan yang lain
4) ada tujuan yang ingin dicapai.
Organisasi dapat dilihat dengan dua cara berbeda, yaitu:
1) organisasi sebagai suatu sistem terbuka yang terdiri atas sub-sistem yang saling berkaitan, dan memperoleh input untuk diolah yang berasal dari lingkungan serta menyalurkan output hasil pengolahan ke lingkungan kembali
2) organisasi sebagai sekelompok orang yang berkerjasama untuk mencapai suatu tujuan bersama (Monir H. Thayeb).

Organisasi dapat diartikan dalam dua macam, yaitu:
* Dalam arti statis, yaitu organisasi sebagai wadah tempat dimana kegiatan kerjasama dijalankan.
* Dalam arti dinamis, yaitu organisasi sebagai suatu sistem proses interaksi antara orang-orang yang bekerjasama, baik formal maupun informal.
Sinonim Organisasi
Institusi/lembaga;
Kelompok yang menampung aspirasi masyarakat; punya aturan tertulis atau tidak; tumbuh dalam masyarakat; mencapai tujuan bersama; dibentuk oleh pemerintah atau swasta.
Suatu organisasi harus memuat 4 unsur utama, yaitu:
1) goals oriented (berorientasi tujuan)
2) Psychosocial system (sistem hubungan sosial)
3) structured activities
4) technological system.
Perbedaan Organisasi :
* Structure ; staff, line, matriks
* Strategy ; Growth Strategy, Diversification, Defensive, Minimizing Internal Problem
* Style ; Autocratic Style, Participative Style, Free Rein Style
* Skill : Keahlian / Keterampilan
* Staff ; Jenjang, Latar Belakang, Karakteristik
* Share Value : Superordinate Goals
* System : POAC
Pendekatan Terhadap Organisasi :
* Pendekatan Klasik
* Pendekatan Neo-Klasik
* Pendekatan Modern
Kesimpulan:
Organisasi adalah:
1) wadah atau tempat terselenggaranya administrasi
2) didalamnya terjadi berbagai hubungan antar-individu maupun kelompok, baik dalam organisasi itu sendiri maupun keluar
3) terjadinya kerjasama dan pembagian tugas
4) berlangsungnya proses aktivitas berdasarkan kinerja masing-masing.
Sebuah perusahaan tidaklah terlepas dari organisasi. Organisasi dalam perusahaan merupakan hal penting dalam mencapai perusahaan yang baik. Tata kelola yang baik adalah contoh dari organisasi yang berjalan baik dalam perusahaan.
Dalam dunia bisnis yang penuh dengan persaingan dan perubahan yang sangat cepat, perusahaan perlu memiliki nilai lebih dan daya tarik industri bagi para stakeholders. Suatu tata kelola perusahaan yang baik sangat diperlukan untuk menjawab tantangan persaingan dan perubahan tersebut. (PT. Semen Gresik (PERSERO) Tbk)
Perananan organisasi dalam perusahaan tidak beda dengan peranannya dalam kehidupan sehari-hari.
ARTI PENTING ORGANISASI DAN METODE
Organisasi adalah sekumpulan orang atau badan yang mempunyai tujuan yang sama. Pandangan umum organisasi dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
a. Sebagai wadah : tempat dimana kegiatan manajemen dijalankan.
b. Sebagai proses : memperhatikan interaksi/kerja sama antar orang-orang yang menjadi anggota

organisasi tersebut :
1. hub. formal = hubungan yang ditetapkan secara resmi oleh top manajemen.
2. hub. informal = mempunyai 3 peranan :
1) sarana komunikasi
2) mengatur jalannya kerja sama
3) kebebasan bertindak oleh anggota organisasi tersebut.
c. Sebagai sistem : 1. sistem sosial (antar sesama manusia)
2. sistem fungsional (antar fungsi-fungsi yang dikaitkan secara tertentu dan integral untuk tercapainya suatu tujuan.
3. sistem komunikasi (sistem tata saluran/arus informasi dalam organisasi)
  
Unsur-unsur organisasi:

1. Manusia(man) : dalam keorganisasian, manusia sering disebut sebagai pegawai atau personel yang terdiri dari semua anggota organisasi tersebut yang menurut fungsidan tingkatannyaterdiri dari pimpinan(administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, manajer yang memimpin tiap-tiap satuan unit kerja yang sudah dibagikan sesuai dengan tugas dan fungsinya, dan para pekerja.

2. Kerjasama(team work) : suatu kegiatan bantu-membantu antar sesama anggota oeganisasi yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. oleh karena itu, anggota organisasi dibagi menjadi beberapa bagian sesuai fungsi, tugas dan tingkatannya masing-masing.

3. Tujuan bersama : adalah arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan merupakan titik akhir dari apa yang diharapkan atau dicapai dalam organisasi. Setiap anggota sebuah organisasi harus mempunya tujuan yang sama agar organisasi tersebut dapat berjalan sesuai dengan keinginan bersama.

4. Peralatan(equipment) : segala sesuatu yang digunakan dalam organisasi seperti uang, kendaraan, gedung, tanah dan barang modal lainnya.

5. Lingkungan(environtment) : yang termasuk kedalam unsur lingkungan adalah :
a. kondisi atau situasi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi berjalannya organisasi karena kondisi atau situasi sangat dekat hubungannya dengan organisasi dan anggotanya. b. tempat atau lokasi, karena mempengaruhi sarana transportasi dan komunikasi. c. Wilayah operasi yang dijadikan sarana kegiatan organisasi, wilayah operasi dibagi menjadi empat, yaitu wilayah kegiatan,wilayah jangkauan, wilayah personil, wilayah kewenangan atau kekuasaan.

6. Kekayaan alam : yang dimaksud adalah cuaca, keadaan geografis, flora, fauna dll.

7. Kerangka/kontruksi mental organisasi itu sendiri.
Bentuk-bentuk organisasi Niaga:
1. FA(Firma) : Sekelompok orang yang bertanggung jawab terhadap organisasi dan keuntungan serta kerugiannya ditanggung bersama.
2. CV(Perseroan Komanditer) : terbagi menjadi 2 bagian, yaitu 1. Pasif = investor hanya menanamkan modalnya saja. 2. Aktif = investor menanamkan modalnya tapi juga ikut serta dalam kegiatan organisasi tersebut.
3. PT(Perseroan Terbatas) : ada tiga bagian dalam PT, yaitu : 1. Tbk(terbuka) = saham perusahaan tersebut dapat dibeli oleh orang lain secara bebas. 2. Tertutup = saham perusahaan hanya boleh dimiliki oleh anggota perusahaan tersebut. 3. Ltd(limited) = saham perusahaan tersebut terbatas hanya oleh beberapa investor yang telah ditentukan.
4. Koperasi : terbagi dua, yaitu : 1. fungsional = koperasi simpan pinjam, dll. 2. wilayah = koperasi primer, koperasi pusat, gabungan koperasi, koperasi induk.
5. Kartel : Persekutuan dari beberapa perusahaan yang sejenis dengan perjanjian tertentu. Contohnya perjanjian harga, rayon/daerah, kondisi/syarat, laba, dan produksi.
6. Join Venture
7. Trust : gabungan dari beberapa perusahaan untuk jadi lebih dekat hubungannya.
8. Holding Company : saham yang didapat dari gabungan saham yang mengawasi 1 atau lebih perusahaan.
Bentuk Organisasi jika dilihat dari jumlah pimpinan :
A. Organisasi tunggal : pimpinan organisasi ini hanya terletak pada satu orang pimpinan. Contohnya adalah Presiden, Rektor, Dekan, Bupati dll.
B. Organisasi jamak : pimpinan organisasi ini terletak pada beberapa orang pimpinan sebagai satu kesatuan. sebagai contoh adalah Dewan, Majelis dan lain-lain.



Nama : Isma Maulani
NPM   : 1A112063
Kelas  : 2KA10

Refrensi:
https://sites.google.com/site/manajemendanorganisasi/
http://graffourliciouslalala.blogspot.com/2010/04/hubungan-timbal-balik-antara-manajemen.html
http://bustanfirohtahafili.blogspot.com/2011/03/fungsi-satuan-organisasi-dan-metode_15.html
http://hyrra.wordpress.com/2011/03/15/hubungan-manajemen-organisasi-dan-metode/